Selasa, 17 Desember 2013
Sabtu, 14 Desember 2013
Istiqomah , maukah kau menemaniku selamanya ?
"Oleh karena itu, jika tidak mampu
mendapatkan atau mengamalkan secara sempurna maka hendaknya jangan engkau
tinggalkan seluruhnya. Minimal meraih sebagiannya sesuai kadar
kesanggupannya".
Ya... disadari atau tidak... diri ini pasti
pernah merasakan dan ingin menjadi seorang ahli ibadah yang mampu untuk
istiqomah dalam setiap ibadahnya.Namun kita tahu sendiri bahwa iman ini pun
dapat naik dan turun dengan mudahnya. Kadang kala kita merasa sudah menjadi
seorang ahli ibadah bahkan merasa menjadi seseorang yang paling taat karena
telah melaksanakan ibadah ibadah sunnah , padahal dalam kenyataanya tahajjud
pun hanya dua rakaat itupun sambil terkantuk kantuk dan juga dhuha yang
dikerjakan di penghujung pagi hampir dekat dengan dzuhur.Kalaupun bukan dengan
ibadah seminim ini mungkin kita pernah melakukan ibadah ibadah lainnya dengan
kadar yang banyak bahkan lebih tapi setelah itu tak melaksanakan lagi atau
istilahnya hanya sesekali. Apakah ini yang disebut sebagai istiqomah ? Apakah
denga ibadah yang seperti ini kita meminta pada Alloh sesuatu yang besar ? yang
sangat kita inginkan. Kawan sekalian rahimakumulloh , sungguh sangat malu
ketika diri ini hanya mampu mengahantarkan segelintir ibadah ini , lalu
keinginan kita adalah memiliki seluruh dunia dan isinya. Sungguh tak setimpal
antara apa yang kita berikan dan kita minta.
Sangat beruntung ketika Alloh masih memberi
kita nikmat hidup yang banyak , sementara kita masih saja menghantarkan ibadah
minim ini. Pernah saya mendengar sebuah kajian yang disampaikan oleh Ustadz
Maududi Abdullah Lc hafidzahulloh pada satu kesempatan , beliau mengatakan
"Kita sulit melakukan ibadah seperti Tahajjud , Dhuha , Puasa sunnah dan
ibadah ibadah lainnya itu dikarenakan dosa kita". Ya kawan DOSA , ia
adalah sesuatu yang akan memberi titik hitam kedalam hati kita tatkala kita
melakukannnya. Maka siapakah manusia yang tak pernah berdosa ? Bukankah kita
adalah manusia yang selalu saja berdosa. Lalu , kalau dosa saja tak pernah
terlepas dari diri kita , maka atas dasar apa diri ini berani berbangga pada
ibadah yang sedikit ini ? sedangakan berbangga dengan ibadah ini saja sudah
berdosa. Lha ?!
Maka marilah kawan sekalian rohimakumulloh , masing masing dari kita mengintrospeksi dan menghisab diri ini. Sudah sejauh manakah ibadah yang kita kerjakan... berapa banyak diri ini berbuat khilaf baik pada diri sendiri maupun orang lain.
Sudah seberapa dekat kah kita
dengan-Nya ? jangan jangan kita saja yang merasa dekat , tapi Alloh tak pernah
merasa kita hadir pada-Nya. Tentunya himbauan ini juga sangat tertuju pada diri
saya pribadi. Dimana saya juga adalah seorang pendosa fanatik , yang setiap
hari selalu menambah nambah dosa, ya, betapa dhoifnya diri ini.
Semoga , setelah ini masing masing dari kita
bisa memperbaiki dan menjalankan ibadah ibadah , termasuk ibadah sunnah dengan
rutin dan ikhlas. bukan malah menjauhi ibadah ibadah itu sendiri. Karena itu
sebagaimana judul yang saya tulis diatas , semoga kita semua bisa istiqomah
dalam setiap ibadah ibadah kita dan meraih Jannah-Nya. aamiin Ya Robbal
'aalamiin....
Balikpapan 14 Desember 2013
*sebuah artikel yang tersimpan lama di dalam
blog berbulan bulan dan baru selesai dimalam yang dingin karena hujan
sehari... alhamdulillaah...
semoga bermanfaat :)
*edited
Jari jari ini kembali menari... :)
Menulis… ya menulis..
Akhirnya setelah beberapa lama diri ini tak pernah
mengayunkan jari jari malas ini diatas laptop malam ini kubuka lagi Microsoft word
2010 ku…
Setelah beberapa kali kucoba untuk membukanya… namun,beberapa
kali itu juga kututup kembali… ya.. karena “penyakit” itu masih bersarang di
tubuhku…
Entah terkena apa malam ini , setelah aku membaca status
seseorang… tak cukup mengispirasi sebenarnya… hanya saja masuk kedalam hati
sebagai teguran untuk diri yang selau berdosa ini… jari tergerak untuk berhenti
menge-scroll down dan beralih untuk membuka Microsoft Word yang tak pernah
kusapa…
Assalaamu’alaykum…
Apa kabar tulisanku ?
Apa kabar mu wahai layar putih ?
Adakah kau menantiku untuk kuisi dengan berbagai cerita
anehku ? atau beberapa cerita yang ku anggap spesial , tapi nyatanya biasa saja
bagimu ??? ah intinya aku akan tetap menulis, meski kau kata aku tlah menyakiti
mu , karena mendiamkan mu terlalu lama… membiarkanmu sendiri tertutup disana…
Maafkan aku ya… seharusnya melalui dirimu aku bisa menyampaikan
beribu manfaat untuk orang diluar sana… tapi kembali lagi…
Aku yang terlalu “rajin” ini lebih sering membuka layar
putih dengan header biru itu setiap harinya… tanpa memperdulikanmu sedikitpun…
ya… aku asyik dengannya… disana aku memang mendapat banyak manfaat… tapi aku
jarang bias memberi manfaat…
Baiklah… mulai saat ini… aku akan mencoba untuk lebih sering
membuka mu… tak hanya membuka saja tentunya… tapi juga mengisimu dengan
berbagai hal bermanfaat lainnya… lalu membagikannya kepada oranglain…agar aku
tak mati sia sia… sebagai daging busuk yang terpendam tanah… lau hilang…
Balikpapan , 14 Desember 2013
Goresan pemanasan , di sebuah gang kecil di kota ini…
Langganan:
Komentar (Atom)
