Follow us on FaceBook

Pages

Sabtu, 14 Desember 2013

Istiqomah , maukah kau menemaniku selamanya ?


"Oleh karena itu, jika tidak mampu mendapatkan atau mengamalkan secara sempurna maka hendaknya jangan engkau tinggalkan seluruhnya. Minimal meraih sebagiannya sesuai kadar kesanggupannya".

Ya... disadari atau tidak... diri ini pasti pernah merasakan dan ingin menjadi seorang ahli ibadah yang mampu untuk istiqomah dalam setiap ibadahnya.Namun kita tahu sendiri bahwa iman ini pun dapat naik dan turun dengan mudahnya. Kadang kala kita merasa sudah menjadi seorang ahli ibadah bahkan merasa menjadi seseorang yang paling taat karena telah melaksanakan ibadah ibadah sunnah , padahal dalam kenyataanya tahajjud pun hanya dua rakaat itupun sambil terkantuk kantuk dan juga dhuha yang dikerjakan di penghujung pagi hampir dekat dengan dzuhur.Kalaupun bukan dengan ibadah seminim ini mungkin kita pernah melakukan ibadah ibadah lainnya dengan kadar yang banyak bahkan lebih tapi setelah itu tak melaksanakan lagi atau istilahnya hanya sesekali. Apakah ini yang disebut sebagai istiqomah ? Apakah denga ibadah yang seperti ini kita meminta pada Alloh sesuatu yang besar ? yang sangat kita inginkan. Kawan sekalian rahimakumulloh , sungguh sangat malu ketika diri ini hanya mampu mengahantarkan segelintir ibadah ini , lalu keinginan kita adalah memiliki seluruh dunia dan isinya. Sungguh tak setimpal antara apa yang kita berikan dan kita minta.

Sangat beruntung ketika Alloh masih memberi kita nikmat hidup yang banyak , sementara kita masih saja menghantarkan ibadah minim ini. Pernah saya mendengar sebuah kajian yang disampaikan oleh Ustadz Maududi Abdullah Lc hafidzahulloh pada satu kesempatan , beliau mengatakan "Kita sulit melakukan ibadah seperti Tahajjud , Dhuha , Puasa sunnah dan ibadah ibadah lainnya itu dikarenakan dosa kita". Ya kawan DOSA , ia adalah sesuatu yang akan memberi titik hitam kedalam hati kita tatkala kita melakukannnya. Maka siapakah manusia yang tak pernah berdosa ? Bukankah kita adalah manusia yang selalu saja berdosa. Lalu , kalau dosa saja tak pernah terlepas dari diri kita , maka atas dasar apa diri ini berani berbangga pada ibadah yang sedikit ini ? sedangakan berbangga dengan ibadah ini saja sudah berdosa. Lha ?!

Maka marilah kawan sekalian rohimakumulloh , masing masing dari kita mengintrospeksi dan menghisab diri ini. Sudah sejauh manakah ibadah yang kita kerjakan... berapa banyak diri ini berbuat khilaf baik pada diri sendiri maupun orang lain.

Sudah seberapa dekat kah kita dengan-Nya ? jangan jangan kita saja yang merasa dekat , tapi Alloh tak pernah merasa kita hadir pada-Nya. Tentunya himbauan ini juga sangat tertuju pada diri saya pribadi. Dimana saya juga adalah seorang pendosa fanatik , yang setiap hari selalu menambah nambah dosa, ya, betapa dhoifnya diri ini.

Semoga , setelah ini masing masing dari kita bisa memperbaiki dan menjalankan ibadah ibadah , termasuk ibadah sunnah dengan rutin dan ikhlas. bukan malah menjauhi ibadah ibadah itu sendiri. Karena itu sebagaimana judul yang saya tulis diatas , semoga kita semua bisa istiqomah dalam setiap ibadah ibadah kita dan meraih Jannah-Nya. aamiin Ya Robbal 'aalamiin....

Balikpapan 14 Desember 2013
*sebuah artikel yang tersimpan lama di dalam blog berbulan bulan dan baru selesai dimalam yang dingin karena hujan sehari... alhamdulillaah...

semoga bermanfaat :)

*edited

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Streaming Radio Rodja 756 AM

Read more: http://radiorodja.com/widget/#ixzz2SU02953F

About Little Thing

assalaamu'alaykum warohmatullaah wabarokaatuh... hola saya fadhlia afnan... panggil saya afnan ^^, saya seorang penuntut ilmu... saya cinta sunnah... it means saya cinta Alloh subhanahu wa ta'ala dan juga Rosul-Nya Muhammad Rosulullaah shollallaahu'alayhi wasallam... semoga bisa mengambil manfaat dari saya ^^, selamat mengembara di lautan ilmu...